RICH COMMUNICATION SERVICE (RCS) SEBAGAI SERVICE PEMASARAN DIGITAL

image source : argiaacademy.com

Author : Miftah Steven

            Pemasaran di era industri 4.0 telah diterapkan di berbagai institusi. Dan semua lini industri. Dalam sebuah usaha, strategi pemasaran adalah sebuah jantung dalam kelancaran sebuah usaha. Sebagai seorang pelaku usaha atau pemilik sebuah usaha, anda harus menentukan terlebih dahulu komoditas apa yang sedang atau sangat dibutuhkan pasar sehingga nilai jualnya tinggi. Juga perlu mengatur pemasaran modern termasuk pemasaran online maupun offline untuk menganalisa potensi pasar yang dituju.

            Kalau pada masa Industri 1.0, 2.0, dan 3.0, pemasaran digital masih menjadi alat dan strategi pendukung saja, maka pada masa Industri 4.0 ini, digital marketing telah menjadi alat dan strategi utama yang diterapkan perusahaan–perusahaan di seluruh dunia. Gaya hidup umat manusia di seluruh dunia pun mengalami perubahan drastis di masa Industri 4.0 ini. Kalau dahulu banyak orang di dunia ini hanya memanfaatkan komputer dan internet untuk berkomunikasi saja, kini di masa Industri 4.0 komputer dan internet telah menjadi bagian dari seluruh aspek kehidupan manusia sehari – hari, mulai dari berkomunikasi, bekerja, belajar, berbelanja, hiburan, dan lain sebagainya. Perubahan – perubahan yang diakibatkan Industri 4.0 pada dunia industri dan perubahan perilaku konsumen telah memaksa terjadinya perubahan pada dunia pemasaran juga.

            Kini, semakin banyak sekali perusahaan manufaktur di dunia ini yang membuka toko online berbasis applikasi sendiri atau memanfaatkan situs seperti Global Sources dan Alibaba untuk memperpendek mata rantai distribusinya atau bahkan menjangkau end user produknya secara langsung. Dan dengan semakin banyaknya perusahaan manufaktur yang menjangkau end user secara langsung melalui pemasaran digital, membuat kedua belah pihak tersebut diuntungkan. Alasannya, perusahaan manufaktur bisa mengurangi biaya dan waktu distribusi produknya, sehingga pada akhirnya bisa meningkatkan profit mereka. Sementara, end user bisa menikmati produk dengan harga lebih murah dan cepat.

  • IDE PEMASARAN

Ide pemasaran di era industri 4.0 yang saya ingin sampaiikan adalah, konsep pemasaran menggunakan metode digital RCS . RCS merupakan kependekan dari Rich Communication Service. RCS adalah sebuah protokol SMS yang dimodifikasi menjadi sistem komunikasi pesan dengan konten yang lebih kaya. Bisa berisi Gambar, Link maupun suara. RCS ini sedang diformulasikan di Indonesia sebagai pesan SMS+ atau Message+ yang akan digunakan oleh kalngan industri sebagai model pesan SMS baru yang berisikan pesan-pesan promosi. Jika dengan SMS kita hanya disuguhi fitur 160 karakter dan hanya teks saja. RCS memiliki fitur pesan yang sangat kaya. Perusahaan/Industri baik itu UKM maupun kelas atas, dapat menggunakan RCS untuk mengirimkan informasi dalam bentuk visual yang lebih detil. 

RCS dalam industri telekomunikasi, dikenal dengan nama MMS versi 2.0. MMS versi 1 tidak sehebat RCS. MMS 1.0 hanya berkirim pesan 1 arah saja. Sedangkan RCS memiliki fitur pesan dua arah, atau dengan kata lain, penerima pesan dapat merespon balik pesan yang dikirim, Dan pesan yang dibalas oleh konsumen, berisi fraktur text only, sehingga tidak memberatkan dalam segi ongkos si konsumen tersebut. 

Di negara berkembang seperti jepang telah menggunakan RCS dalam pesan pemasaran digital. RCS memungkinkan seseorang konsumen melihat detil isi dari sebuah website, namun melalui protocol SMS. Konsep pemasaran RCS sangat efektif karena, konsumen tidak perlu melihat website dari produk yang dipasarkan. Konsumen yang malas melihat informasi terkait produk di website, biasanya hanya melihat di iklan-iklan diijalan-jalan. Bahkan hanya mendengar di radio atau melihat diTV. Tanpa melihat detil dari produk tersebut. Dengan RCS, konsumen didorong untuk secara langsung melihat iklan atau mode pembelian produk secara langsung di mode pesan SMS. 

Namun tantangan terberat untuk fitur RCS ini di Indonesia adalah, belum adanya regulasi yang sesuai mengenai tarif layanan RCS. Merujuk pada regulasi Permen Nomor 8 Tahun 2006 mengenai interkoneksi, Nampaknya RCS masih merujuk pada regulasi yang tertuang di permen tersebut. Sebagai layanan interkoneksi SMS. Dengan tarif yang masih menggunakan SMS tersebut, sebenarnya industri RCS masih memiliki pekerjaan rumah yaitu bagaimana apabila regulasi RCS mulai diterbitkan dan tarif sudah ditetapkan. Selain itu RCS secara broadcast pasti juga memiliki peraturan bawaan yang menginginkan adanya pembatasan operator untuk mengirimkan pesan RCS ini agar tidak mengganggu masyarakat.

  • KESIMPULAN

Ide mengenai RCS yaitu Rich Communication Service untuk pemasaran membantu perusahaan memasarkan produk yang kaya akan konten dalam bentuk protocol pesan SMS. RCS efektif dalam menggiring konsumen yang sangat malas untuk membuka website dengan merubah kebiasaan konsumen dari browser base menjadi RCS interaktif base sehingga perusahaan dapat secara langsung membawa konsumen ke produk yang dipasarkan dan mendapatkan feedback dari konsumennya tersebut. RCS juga memiliki fitur order barang secara langsung. Memudahkan perusahaan untuk melakukan pemasaran. Sehingga konsumen dapat melakukan order secara langsung.

Namun RCS terkendala dengan regulasi, Permen Nomor 8 tahun 2006 belum mengatur model pesan seperti RCS. Namun penerasapan RCS dirasa sangat efektif sehingga mendorong adanya regulasi RCS akan sangat membantu perusahaan dalam menggiatkan pemasaran ke setiap konsumen

Daftar Pustaka :

  1. https://www.digitaltrends.com/mobile/what-is-rcs-messaging/
  2. https://www.twilio.com/learn/call-and-text-marketing/what-is-rcs-messaging

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Our Facebook Page

Advertisement